Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Biaya Espay: tarif QRIS, Virtual Account, e-wallet, dan syarat daftar, plus perbandingannya dengan Kasera Pay
Biaya Espay, menurut halaman biaya di espay.id yang dibaca ulang pada 7 November 2026. Espay hanya memungut biaya per transaksi sukses, dan semua angkanya belum termasuk PPN:
- QRIS: 0,7% per transaksi (sekitar 0,777% dengan PPN)
- Virtual Account: Rp 2.000 sampai Rp 7.500, tanpa rincian bank mana yang dikenai berapa
- GoPay dan ShopeePay 2%, DANA dan OVO 1,5%, LinkAja 1,49%
- Gerai ritel: Rp 5.000; paylater: 1,2% sampai 2,3%
Untuk QRIS, Espay lebih murah daripada Kasera Pay pada pembayaran di bawah sekitar Rp 325.000, dan lebih mahal dari situ sampai Rp 1.000.000. Hitungannya ada di bawah. Halaman ini ditulis oleh tim Kasera Pay, jadi daftar biaya Espay disajikan lebih dulu, terpisah dari perbandingannya. Keterangan lain tentang Espay dibaca dari espay.id, FAQ-nya, dan dokumentasi teknisnya di sandbox-kit.espay.id pada 9 Oktober 2026.
Daftar biaya Espay per channel, sebelum dan sesudah PPN
| Channel | Tarif Espay (belum PPN) | Kira-kira dengan PPN 11% |
|---|---|---|
| QRIS | 0,7% | 0,777% |
| Virtual Account | Rp 2.000 sampai Rp 7.500 | Rp 2.220 sampai Rp 8.325 |
| GoPay, ShopeePay | 2% | 2,22% |
| DANA, OVO | 1,5% | 1,665% |
| LinkAja | 1,49% | 1,654% |
| Kartu kredit | 2,5% + Rp 3.000 | 2,775% + Rp 3.330 |
| Direct debit | BRI 1,8% + Rp 1.000; Mandiri Rp 4.500; OCTO Cash Rp 3.000 | BRI 1,998% + Rp 1.110; Mandiri Rp 4.995; OCTO Cash Rp 3.330 |
| Instant debit | KlikBCA Rp 1.000 + biaya bank; BluBCA Rp 2.500; BRImo Rp 3.000; Jenius 2% | KlikBCA Rp 1.110 + biaya bank; BluBCA Rp 2.775; BRImo Rp 3.330; Jenius 2,22% |
| Gerai ritel | Rp 5.000 | Rp 5.550 |
| Paylater | 1,2% sampai 2,3% | 1,332% sampai 2,553% |
Kolom ketiga adalah perkiraan. PPN dikenakan atas biaya jasa, bukan atas nominal pembayaran, dan untuk jasa tarif efektifnya 11% menurut penjelasan DJP atas PMK 131/2024 (tarif 12% dikalikan dasar pengenaan 11/12). Rincian Virtual Account per bank dan biaya penarikan dana tidak ada di halaman biaya Espay, jadi mintalah keduanya secara tertulis sebelum menandatangani perjanjian.
Contoh hitungan QRIS: kapan Espay lebih murah
Kasera Pay memungut QRIS 0,7% + Rp 250 sampai Rp 1.000.000 dan 1% dari seluruh nominal di atasnya, tanpa baris PPN terpisah. Komponen Rp 250 itu tetap, sedangkan PPN di Espay tumbuh bersama nominal, jadi keduanya bertemu di sekitar Rp 325.000.
| Nominal pembayaran (ilustrasi) | Espay, 0,7% + PPN | Kasera Pay | Lebih murah |
|---|---|---|---|
| Rp 50.000 | sekitar Rp 389 | Rp 600 | Espay |
| Rp 100.000 | sekitar Rp 777 | Rp 950 | Espay |
| Rp 500.000 | sekitar Rp 3.885 | Rp 3.750 | Kasera Pay |
| Rp 1.000.000 | sekitar Rp 7.770 | Rp 7.250 | Kasera Pay |
| Rp 2.000.000 | sekitar Rp 15.540 | Rp 20.000 (1%) | Espay |
Contoh bulanan: 300 pembayaran QRIS rata-rata Rp 60.000 berbiaya sekitar Rp 139.860 di Espay (Rp 126.000 ditambah PPN) dan Rp 201.000 di Kasera Pay. Untuk Virtual Account, Kasera Pay memungut Rp 5.000 sampai Rp 1.000.000 dan 1% di atasnya, di tujuh bank: BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, dan Maybank. Apakah Espay lebih murah di sana bergantung pada bank mana yang dikenai Rp 2.000. Kalkulator biaya Kasera Pay ada di halaman biaya.
Apa yang ditawarkan Espay
Espay adalah merek PT Pembayaran Lintas Usaha Sukses. Menurut FAQ Espay, perusahaan itu memegang izin Bank Indonesia sebagai penyelenggara payment gateway sejak 15 Oktober 2018. Beranda espay.id mencantumkan 21 bank Virtual Account, lima kartu kredit, tujuh uang elektronik, lima channel bank lain, dan lebih dari 60.000 gerai ritel. Di luar penerimaan pembayaran online ada QRIS untuk EDC dan mesin kasir, pengiriman dana ke rekening atau e-wallet, PPOB, gateway SMS dan WhatsApp, layanan untuk pemerintah daerah, pengelolaan kas kecil, dan Tagih.id untuk faktur korporasi. Pilihan integrasinya payment link, plugin Magento, WooCommerce, dan PrestaShop, API, serta SDK Android dan iOS.
Kasera Pay hanya menerima QRIS dan Virtual Account di tujuh bank. Pembeli yang ingin membayar dari dompet digital tetap bisa memindai QRIS, tetapi tidak ada channel uang elektronik tersendiri, gerai ritel, atau paylater.
Dari daftar sampai menerima uang sungguhan
FAQ Espay menjabarkan urutannya. Calon merchant mengisi formulir perjanjian kerja sama dan menyerahkan dokumen: untuk individu, KTP, NPWP yang sesuai data KTP, dan profil usaha; untuk badan hukum, juga akta, anggaran dasar, SK Menkumham, NPWP perusahaan, dan izin usaha. Espay melakukan uji tuntas sekitar 2 sampai 3 hari kerja, lalu perjanjian ditandatangani di atas materai dan merchant diaktifkan. Setelah itu merchant meminta sandbox ke tim Espay, menguji integrasinya, dan menyerahkan dokumen UAT. Baru setelah dokumen itu diterima, akun bisa live.
Di Kasera Pay, akun dibuat dengan email dan langsung bisa menerima pembayaran sungguhan dalam batas awal 10 pembayaran dan total Rp 1.000.000. Verifikasi WhatsApp, nama dan NIK sesuai KTP, foto KTP, selfie, dan rekening atas nama sendiri membuka batas itu sekaligus pencairan. Tidak ada NPWP, perjanjian bermaterai, atau dokumen UAT. Langkahnya ada di panduan payment gateway tanpa PT.
Integrasi: inquiry, notifikasi, dan apa yang ditandatangani
Alur payment gateway Espay di dokumentasinya membalik arah yang biasa. Saat pembeli diarahkan ke halaman pembayaran, Espay menanyakan detail transaksi ke server merchant berdasarkan order_id, dan server merchant harus menjawab dengan nominal, mata uang, dan deskripsinya. Setelah pembeli membayar, Espay mengirim notifikasi pembayaran ke endpoint kedua, dan merchant membalas dengan kode sukses beserta nomor rekonsiliasi. Jadi ada dua endpoint yang harus selalu hidup sebelum satu rupiah pun bisa dibayar.
Permintaan dari Espay membawa parameter signature: SHA256 dari rangkaian key yang diberikan tim integrasi Espay, waktu permintaan, order_id, dan mode permintaan, yang disatukan dengan tanda ## lalu dijadikan huruf besar. Pada contoh di dokumentasinya, nominal tidak ikut dalam rangkaian itu, jadi cocokkan nominal notifikasi dengan pesanan di database sendiri sebelum barang dikirim. Espay juga menerapkan daftar IP untuk lalu lintas dari dan ke merchant.
Di Kasera Pay arahnya satu: server membuat pembayaran dengan POST /v1/transactions dan header Idempotency-Key, lalu menerima webhook. Tidak ada endpoint inquiry yang harus dijawab. Setiap webhook ditandatangani lewat header Kasera-Signature-V1, HMAC-SHA256 atas timestamp dan body mentah, sehingga seluruh isi pesan, termasuk nominalnya, ikut terlindungi, dan pesan lama yang dikirim ulang bisa ditolak. API key live dan test dibuat sendiri di dashboard. Cara memeriksa callback dari gateway mana pun dibahas di verifikasi callback payment gateway.
Pencairan
Espay menawarkan dua cara menerima dana. Mode agregator memakai satu rekening untuk semua channel: dana masuk ke Espay lebih dulu, lalu diteruskan H+1 hari kerja setelah rekonsiliasi. Mode direct mewajibkan merchant membuka rekening dan perjanjian langsung dengan bank pemilik tiap channel; dananya dikreditkan langsung oleh bank, tetapi prosesnya lebih lama dan bergantung pada target transaksi bulanan yang diminta bank. Di Kasera Pay, bank memproses pembayaran di hari kerja berikutnya, lalu saldo dicairkan ke rekening terverifikasi menurut jadwal harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, atau manual. Rinciannya ada di panduan pencairan dana.
Cara memutuskan
Pilih Espay kalau pembeli membutuhkan channel di luar QRIS dan Virtual Account, kalau Virtual Account harus tersedia di bank selain tujuh bank Kasera Pay, kalau usaha juga mengirim dana ke mitra atau menjual PPOB, atau kalau ada tim teknis yang sanggup membangun endpoint inquiry dan melewati UAT. Dari sisi biaya QRIS saja, Espay lebih murah kalau sebagian besar pembayaran di bawah sekitar Rp 325.000 atau di atas Rp 1.000.000.
Pilih Kasera Pay kalau yang dibutuhkan hanya QRIS dan Virtual Account, kalau pembayaran QRIS-nya kebanyakan di antara Rp 325.000 dan Rp 1.000.000, kalau pemilik usahanya perorangan tanpa NPWP, kalau pembayaran pertama harus bisa diterima hari ini, atau kalau integrasinya ingin cukup satu panggilan API dan satu webhook. Daftar pertanyaan untuk menyaring gateway lain ada di panduan memilih payment gateway.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa biaya transaksi Espay?
Halaman biaya espay.id (espay.id/v2-biaya), dibaca ulang pada 7 November 2026, mencantumkan per transaksi sukses: QRIS 0,7%; Virtual Account Rp 2.000 sampai Rp 7.500; GoPay dan ShopeePay 2%, DANA dan OVO 1,5%, LinkAja 1,49%; kartu kredit 2,5% + Rp 3.000; direct debit BRI 1,8% + Rp 1.000, Mandiri Rp 4.500, dan OCTO Cash Rp 3.000; instant debit KlikBCA Rp 1.000 + biaya bank, BluBCA Rp 2.500, BRImo Rp 3.000, dan Jenius 2%; gerai ritel Rp 5.000; paylater 1,2% sampai 2,3%. Semua angka itu belum termasuk PPN. Halaman itu tidak menyebut bank mana yang dikenai Rp 2.000 dan mana yang Rp 7.500, dan tidak mencantumkan biaya penarikan dana.
Berapa biaya QRIS Espay setelah PPN?
Sekitar 0,777% dari nominal: tarif 0,7% ditambah PPN atas biaya itu, dengan tarif efektif 11% menurut penjelasan DJP atas PMK 131/2024. Untuk pembayaran Rp 100.000 itu sekitar Rp 777, dan untuk Rp 500.000 sekitar Rp 3.885. Kasera Pay memungut 0,7% + Rp 250 tanpa baris PPN terpisah, jadi Espay lebih murah di bawah sekitar Rp 325.000 per pembayaran dan Kasera Pay lebih murah dari situ sampai Rp 1.000.000. Di atas Rp 1.000.000 tarif QRIS Kasera Pay 1% dari seluruh nominal, dan Espay kembali lebih murah.
Apakah Espay punya izin Bank Indonesia?
FAQ Espay menyebut PT Pembayaran Lintas Usaha Sukses terdaftar di Bank Indonesia dengan izin sebagai penyelenggara payment gateway berdasarkan surat Bank Indonesia No. 20/374/DKSP/Srt/B tanggal 15 Oktober 2018.
Bisakah perorangan tanpa PT mendaftar di Espay?
Bisa. FAQ Espay menyebut bisnis individu boleh bergabung dengan menyerahkan KTP, NPWP yang sesuai data KTP, dan profil usaha, lalu mengisi formulir perjanjian kerja sama. Badan hukum menyerahkan dokumen yang lebih panjang, termasuk akta, SK Menkumham, dan NPWP perusahaan. Kasera Pay tidak meminta NPWP untuk akun perorangan: verifikasinya WhatsApp, nama dan NIK sesuai KTP, foto KTP, selfie, dan rekening atas nama sendiri.
Berapa lama dari daftar sampai bisa menerima pembayaran di Espay?
FAQ Espay menyebut uji tuntas dokumen sekitar 2 sampai 3 hari kerja, lalu penandatanganan perjanjian kerja sama bermaterai, aktivasi merchant, permintaan sandbox ke tim Espay, pengujian, dan penyerahan dokumen UAT sebelum live. Lama tahap teknis bergantung pada tim yang mengintegrasikan. Di Kasera Pay, akun yang baru mendaftar dengan email langsung bisa menerima pembayaran sungguhan dalam batas awal 10 pembayaran dan total Rp 1.000.000, dan verifikasi membuka batas itu sekaligus pencairan.
Kapan Espay lebih tepat daripada Kasera Pay?
Saat pembeli perlu membayar lewat channel yang tidak dimiliki Kasera Pay, seperti uang elektronik langsung, direct debit, instant debit, gerai ritel, atau paylater; saat Virtual Account harus tersedia di lebih dari tujuh bank; saat sebagian besar pembayaran QRIS di bawah sekitar Rp 325.000 atau di atas Rp 1.000.000; saat usaha juga butuh pengiriman dana ke mitra, layanan PPOB, atau mesin EDC di toko; atau saat satu pembayaran QRIS bisa melebihi Rp 10.000.000. Maksimum Virtual Account Kasera Pay bisa dinaikkan untuk akun tertentu atas permintaan ke [email protected].
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Artatix
- Kasera Pay vs Ayolinx
- Kasera Pay vs BAYAR GG
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs Berdu
- Kasera Pay vs BukuWarung
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs iPay88
- Kasera Pay vs iPaymu
- Kasera Pay vs KaryaKarsa
- Kasera Pay vs Kiostix
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs LOKET
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Mutasibank
- Kasera Pay vs NICEPAY
- Kasera Pay vs OrderOnline
- Kasera Pay vs OttoPay
- Kasera Pay vs OY! Indonesia
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paper.id
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Paydisini
- Kasera Pay vs Paylabs
- Kasera Pay vs Prismalink
- Kasera Pay vs Qrispy
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs Scalev
- Kasera Pay vs SociaBuzz
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit
- Kasera Pay vs YUKK