Blog · Terbit

Menerima pembayaran sewa traktor dan jasa alsintan

Jasa bajak, tanam, dan panen dengan mesin punya dua hal yang tidak dimiliki usaha lain: harganya dihitung per luas yang baru pasti setelah mesin keluar dari petak, dan banyak petani baru membayar saat panen. Susunan yang bekerja: luas dan harga per hektar disepakati sebelum mesin masuk, tagihan dibuat per petak setelah pekerjaan selesai, dan utang yarnen (bayar setelah panen) ditagih di hari panen dengan tagihan baru. Pembayaran lewat QRIS atau Virtual Account, status Dibayar menjadi bukti lunas bagi kedua pihak. Semua harga di bawah adalah angka ilustrasi; tarif jasa di tiap daerah berbeda.

Sepakati luas sebelum mesin masuk, tagih setelah keluar

Sengketa paling sering di jasa alsintan bukan soal uang, tetapi soal luas. Petani menyebut “satu bau”, operator merasa petaknya lebih lebar, dan pematang yang ikut dibajak tidak pernah dihitung siapa pun. Tulis kesepakatannya di WhatsApp sebelum traktor turun: nama pemilik, letak petak, luas yang disepakati, harga per hektar, dan siapa yang menanggung solar operator kalau ada. Pesan itu menjadi acuan saat tagihan dibuat.

Tagihan dibuat setelah petak selesai dan pemiliknya melihat hasilnya, bukan sebelumnya. Isi nominal sesuai luas yang disepakati, lalu tulis di keterangan pekerjaan dan petaknya, misalnya “Bajak + garu 0,35 ha, petak timur saluran, Pak Wardi”. Keterangan seperti ini yang membuat satu pembayaran bisa ditemukan lagi di daftar transaksi saat musim selesai dan semua petak harus dicocokkan.

Kalau bajak dan tanam dikerjakan di hari berbeda, buat satu tagihan per pekerjaan, sesuai urutan kerja yang sebenarnya. Satu pekerjaan jangan dipecah menjadi dua tagihan hanya supaya nominalnya turun: catatan yang dibaca petani harus sama dengan pekerjaan yang ia lihat di sawahnya.

Operator di sawah sebagai Staf

Pemilik traktor jarang ikut ke sawah. Operator diundang sebagai Staf di akun Kasera Pay: Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran, tetapi tidak bisa mencairkan dana, mengubah rekening pencairan, atau mengubah pengaturan bisnis. Operator membuat tagihan di pematang, petani memindai QR dari layar ponsel operator, dan pemilik melihat status yang sama dari rumah. Uangnya masuk ke saldo usaha, bukan ke rekening pribadi operator.

Sinyal di tengah sawah sering lemah. Kebiasaan yang perlu dipegang operator: mesin baru pindah ke petak berikutnya setelah status di ponselnya Dibayar, dan kalau ponselnya tidak mendapat sinyal, status dicek pemilik dari ponsel lain lewat telepon, bukan dari tangkapan layar petani.

Yarnen: utang dicatat di buku, tagihan dibuat di hari panen

Bajak di awal musim yang dibayar tiga atau empat bulan kemudian adalah hal biasa. Tautan pembayaran dari dashboard berlaku 60 menit sejak dibuat, jadi tagihan untuk utang yarnen tidak bisa dikirim saat membajak lalu dibiarkan menunggu panen. Selama masa tunggu, catatan utangnya tetap di buku atau di pesan WhatsApp kesepakatan tadi. Di hari panen, saat gabah sudah terjual dan petani siap membayar, buat tagihan baru dengan nominal persis sisa utangnya dan keterangan yang menyebut musim dan pekerjaannya, misalnya “Yarnen bajak MT-1, 0,5 ha, Bu Sarni”.

Utang yarnen untuk sawah yang luas mudah melewati Rp 1.000.000, dan di atas garis itu aturannya berbeda. Biayanya 1% atas seluruh nominal untuk QRIS maupun Virtual Account, dan tagihannya wajib membawa nama petani, nomor WhatsApp atau email, keterangan minimal 10 karakter, dan tanggal pengiriman. Karena pekerjaannya sudah selesai berbulan-bulan lalu, isi tanggal hari penagihan; tanggal yang sudah lewat ditolak. Untuk akun yang masih baru, dana pembayaran di atas Rp 1.000.000 menunggu petani sebagai pembeli mengonfirmasi, atau sehari setelah tanggal pengiriman lewat tanpa laporan. Rinciannya ada di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000.

DP pengunci jadwal di minggu tanam serentak

Begitu air irigasi datang, hampir semua petani di satu hamparan ingin dibajak di minggu yang sama, dan satu traktor tidak bisa melayani semuanya. Jadwal yang hanya dipesan lewat chat sering dibatalkan diam-diam ketika petani mendapat operator lain lebih dulu. DP kecil menyaring pesanan yang serius: misalnya Rp 100.000 per petak, dikirim sebagai tautan saat petani sedang membalas chat, dan dipotong dari tagihan akhir. Tulis aturannya sebelum DP dibayar: DP hangus kalau petani membatalkan kurang dari dua hari sebelum jadwal, dan dikembalikan dengan transfer pemilik kalau mesinnya yang rusak. Pola lengkap DP jadwal ada di panduan DP booking untuk mengurangi pembatalan.

Petani yang tidak memakai aplikasi bank

Sebagian petani tidak punya aplikasi bank atau dompet digital di ponselnya. Ada dua jalan. Anak atau kerabat yang punya aplikasi memindai QRIS dari ponselnya sendiri, dan nama petani tetap ditulis di keterangan supaya catatannya tidak tertukar. Atau petani membayar lewat Virtual Account BRI, BNI, Mandiri, Permata, CIMB Niaga, Danamon, atau Maybank di mesin ATM saat ke kota. Nomornya bisa dibacakan lewat telepon. Karena tautannya berlaku 60 menit, buat tagihannya saat petani sudah berdiri di depan ATM, bukan sehari sebelumnya. Langkah di mesinnya ada di panduan membayar Virtual Account di ATM.

Kelompok tani dan pekerjaan satu hamparan

Kelompok tani sering memesan bajak atau panen untuk satu hamparan sekaligus. Delapan hektar dengan harga ilustrasi Rp 1.500.000 per hektar menjadi Rp 12.000.000, di atas maksimum Rp 10.000.000 per pembayaran. Ada dua cara memecahnya yang tetap jujur terhadap pekerjaannya: per anggota, sesuai petak masing-masing, atau per blok hamparan yang dikerjakan di hari yang sama. Per anggota membuat sebagian besar tagihan tetap di bawah Rp 1.000.000, jadi biayanya lebih ringan dan tidak perlu empat kolom tambahan, tetapi kelompok harus menunggu semua anggota membayar. Ketua yang membayar per blok lebih cepat, dengan biaya 1%. Pertimbangan lengkapnya dibahas di perbandingan pembayaran kolektif dan bayar sendiri per peserta.

Akun yang belum terverifikasi hanya bisa membuat 10 pembayaran dengan total Rp 1.000.000. Satu petak sudah bisa menghabiskannya, jadi selesaikan verifikasi sebelum musim tanam dimulai.

Biaya per nominal, dengan angka ilustrasi

QRIS dikenai 0,7% dibulatkan ke atas ditambah Rp 250 per pembayaran berhasil, Virtual Account Rp 5.000. Di atas Rp 1.000.000, keduanya 1% atas seluruh nominal. Pencairan ke rekening Rp 3.000 per pencairan. Daftar gratis, tanpa biaya bulanan.

Yang dibayarNominalQRISVirtual Account
DP jadwal bajakRp 100.000Rp 950Rp 5.000
Bajak 0,25 haRp 375.000Rp 2.875Rp 5.000
Bajak 0,35 haRp 525.000Rp 3.925Rp 5.000
Panen combine 0,35 haRp 770.000Rp 5.640Rp 5.000
Bajak tepat Rp 1.000.000Rp 1.000.000Rp 7.250Rp 5.000
Bajak 0,7 ha (satu bau)Rp 1.050.000Rp 10.500Rp 10.500

Petak kecil paling murah lewat QRIS. Antara sekitar Rp 678.600 dan Rp 1.000.000, Virtual Account yang lebih murah, dan panen satu petak sedang sering jatuh di rentang itu. Lewat Rp 1.000.000, biaya melompat ke 1%, jadi bajak satu bau Rp 1.050.000 dikenai Rp 3.250 lebih banyak daripada tagihan tepat Rp 1.000.000 lewat QRIS. Itu harga dari pekerjaan yang memang lebih luas, bukan alasan memecahnya. Kalkulator per nominal ada di halaman biaya.

Sewa unit tanpa operator

Sebagian pemilik juga menyewakan traktor tangan tanpa operator, per hari, ke petani yang bisa mengoperasikannya sendiri. Sewanya ditagih seperti biasa. Uang jaminan yang dikembalikan saat unit kembali utuh lebih aman dipegang sebagai transfer biasa, bukan lewat Kasera Pay: pembayaran yang sudah berhasil tidak bisa di-refund lewat Kasera, jadi jaminan yang dikembalikan tetap keluar dari rekening pemilik dan biaya transaksinya hilang.

Pemilik alsintan yang juga menjual benih atau pupuk ke petani yang sama bisa memakai satu akun untuk keduanya. Susunan penagihan untuk sisi toko ada di artikel menerima pembayaran toko pertanian dan saprotan.

Pertanyaan yang sering muncul

Sawah dibajak bulan November, petani baru membayar saat panen bulan Februari. Kapan tagihannya dibuat?

Di hari panen, saat petani siap membayar. Tautan pembayaran dari dashboard berlaku 60 menit, jadi tagihan yang dibuat saat membajak sudah lama kedaluwarsa sebelum panen. Selama masa tunggu, utangnya dicatat di buku seperti biasa. Kalau nominalnya di atas Rp 1.000.000, isi tanggal pengiriman dengan tanggal hari penagihan, karena pekerjaannya sudah selesai.

Satu bau sawah ditagih Rp 1.050.000. Kenapa biayanya jauh lebih besar daripada Rp 1.000.000?

Di atas Rp 1.000.000, QRIS dan Virtual Account sama-sama dikenai 1% atas seluruh nominal, jadi Rp 1.050.000 dikenai Rp 10.500. Tepat Rp 1.000.000 masih memakai tarif biasa: QRIS Rp 7.250, Virtual Account Rp 5.000. Tagihan di atas garis itu juga wajib membawa nama, nomor WhatsApp atau email, keterangan minimal 10 karakter, dan tanggal pengiriman.

Kelompok tani ingin membayar bajak 8 hektar sekaligus, Rp 12.000.000. Bisa?

Tidak dalam satu pembayaran. Maksimum per pembayaran saat ini Rp 10.000.000. Bagi per hamparan atau per anggota, masing-masing dengan keterangan petaknya. Pemilik alsintan yang rutin menerima tagihan sebesar itu bisa meminta batas Virtual Account-nya dinaikkan lewat [email protected].

Operator salah bajak petak tetangga dan petani minta uangnya kembali. Bagaimana?

Pembayaran QRIS dan Virtual Account yang sudah berhasil tidak bisa di-refund lewat Kasera. Uangnya dikembalikan dengan transfer dari rekening pemilik alsintan sendiri, dan biaya transaksinya tidak ikut kembali. Karena itu tagihan baru dibuat setelah petak yang benar selesai dikerjakan dan disaksikan pemiliknya.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store